Oktober activity – Abdul Wasyi

1. Pertanyaan :

Assignment ini merupakan Extra credit atau lebih kita kenal sebagai “Special Contribution” (bukan kewajiban), jadi diantara anda- anda yang telah memberikan kontribusi lebih akan diperhitungkan dalam penilaian kelas. SC kali ini mengenai aktivitas didalam milis, dengan syarat sebagai berikut:

  1. Aktiv dalam milis kelas minimal 50 email yang telah dikirimkan kedalam milis kelas periode bulan oktober 2019.
  2. Menjadi 10 besar dalam Most Active Posters This month (bulan oktober)

2. Status :

Tercapai 100%

3. Keterangan :

Saya sudah Mengerjakan Assigment ini.

4. Pembuktian :

Assignment Decision Support System – Irania Febriani 1712499749

1. Pertanyaan

  1. Sebutkan 5 perusahaan yang menggunakan sistem DSS
  2. Jelaskan dari masing-masing perusahaan yang anda sebutkan, hingga menjawab dari pertanyaan berikut:
    1. Alasan perusahaan menggunakan DSS
    2. Cara Penerapan DSS
    3. Dampak Pemanfaatan DSS

2. Status

Tercapai 100%

3. Keterangan

Sudah mengerjakan tugas dengan baik

Bukti : 

1. PT. Telkom

PT. telkom adalah salah satu Perusahaan yang menggunakan Sistem DSS. Decision Support System (DSS) sebagai metode pengambilan keputusan yang taktis untuk pengembangan fasilitas telekomunikasi diperlukan karena perubahan kriteria dan asumsi pendukung yang juga berubah dengan sangat cepat. 

a. Alasan PT. Telkom menggunakan DSS untuk mempermudah dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat yang diambil berdasarkan data dan fakta yang berada di lapangan.
b. PT. telkom menggunakan aplikasi Telkom e-service yang akan membantu pengambilan keputusan karena hasilnya yang bersifat matematis. Sebagai kesimpulan, aplikasi ini akan dapat membantu evaluasi pemilihan pengembangan suatu jaringan akses yang tepat yang akan dikembangkan.
c. Dampak pemanfaatan DSS
1.  Problem yang kompleks dapat diselesaikan 
2. Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya.
3. Dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi, pengambilan keputusan dengan DSS dinilai lebih cepat dan hasilnya lebih baik.
4. Masalah-masalah semi struktur dapat dipecahkan.

2. PT. ReAsuransi Internasional Indonesia (ReINDO)

a. Alasan perusahaan menggunakan DSS:
Bisnis Asuransi mengalami perkembangan yang begitu cepat seiring dengan dinamika pertumbuhan ekonomi. Begitu juga dengan perkembangan bisnis ReAsuransi di PT. ReAsuransi Internasional Indonesia (ReINDO) dari tahun ke tahun telah mengalami pertumbuhan Premi yang begitu signifikan. Dengan dinamika pekembangan bisnis yang semakin besar tentu sangat berpengaruh pada proses bisnis melalui penanganan administrasi berbasis komputer.

b. Cara penerapan DSS

1. Tahap Pemahaman ( Inteligence Phace )
Tahap ini merupakan proses penelusuran dan pendeteksian dari lingkup problematika serta proses pengenalan masalah. Data masukan diperoleh, diproses dan diuji dalam rangka mengidentifikasikan masalah.

2. Tahap Perancangan ( Design Phace )
Tahap ini merupakan proses pengembangan dan pencarian alternatif tindakan / solusi yang dapat diambil. Hal tersebut merupakan representasi kejadian nyata yang disederhanakan, sehingga diperlukan proses validasi dan vertifikasi untuk mengetahui keakuratan model dalam meneliti masalah yang ada.
3. Tahap Pemilihan ( Choice Phace )
Pada tahap ini dilakukan pemilihan terhadap berbagai alternatif solusi yang dimunculkan pada tahap perencanaan agar ditentukan / dengan memperhatikan kriteria – kriteria berdasarkan tujuan yang akan dicapai.
4. Tahap Impelementasi ( Implementation Phace )
Tahap ini dilakukan penerapan terhadap rancangan sistem yang telah dibuat pada tahap perancanagan serta pelaksanaan alternatif tindakan yang telah dipilih pada tahap pemilihan.

c. Dampak pemanfaatan DSS:

1. Dapat menyelesaikan problem yang kompleks
2.Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya
3.Lebih cepat dengan hasil yang lebih baik (terutama dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi.
4.Mengupayakan pembentukan jaringan dan kelembagaan pengelolaan pengumpulan data hidrologi ditingkat nasional dan propinsi

3. Pizza Hut

.a. Alasan Pizza Hut menggunakan DSS agar manager dapat memonitor performance sistem secaralangsung dan interaktif.
b. Cara penerapan DSS dengan menggunakan management tool analysis dalam menganalisa business forecasting.

c. Dampak
membantu manajer dalam membuat keputusan manajerial yang lebih baik sertamemiliki strategic competitive advantage.

4PT. PLN Rayon Ngunut

a. Alasan PT. PLN Rayon Ngunut menggunakan DSS

Pelayanan teknis untuk gangguan berfungsi optimal apabila setiap pengaduan dan keluhan pelanggan mampu terselesaikan baik dengan response time dan waktu pemulihan yang singkat. Untuk itu dikembangkan sistem DSS agar gangguan pelanggan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh petugas pelaksana teknis PLN, serta memberikan gambaran kepada manager dalam bentuk dashboard guna memudahkan pengambilan keputusan.

b. Cara Penerapan DSS

Proses analisis yang digunakan adalah Classification and Coding dan Hybrid Code atau Mixed. Decision Support System (DSS) dikembangkan berbasis website agar bisa diakses melalui internet. Dengan metode ini response time dan waktu pemulihan dapat ditingkatkan hingga 75 %. Hasil validasi yang dilakukan pada sistem menunjukkan rata – rata tingkat keberhasilan sebesar 99%.

c. Dampak Pemanfaatan DSS

Dapat memecahkan masalah secara kompleks
Membuka jalur komunikasi antara pegawai dan manajemen pimpinan
Dapat membantu penunjang keputusan secara komplek

5. PT. Simpatindo Multimedia

a. Alasan Perushaan menggunakan DSS:

Sebagai sebuah perusahaan distributor yang berhubungan langsung dengan supplier dan customer yang berorientasi ingin memuaskan pelanggan, dan banyaknya supplier yang ingin mendistribusikan barangnya melalui PT. SMM, maka perusahaan diharuskan memilih supplier yang mana yang dapat dipilih untuk menjalin kerjasama yang baik dan menguntungkan, adalah salah satu aspek penting yang menjamin kelancaran operasional perusahaaan serta tidak mengecewakan customer. Disinilah peran DSS dibutuhkan untuk mengambil keputusan pemilihan supplier yang tepat.

b. Cara Penerapan DSS:

Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tidak stabil.
Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar negeri yang meningkat.
Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal melacak jumlah operasi-operasi bisnis.
Sistem komputer perusahaan tidak mendukung peningkatan tujuan perusahaan dalam hal efisiensi, profitabilitas dan mencari jalan masuk di pasar yang benar-benar menguntungkan.

c. Dampak Pemanfaatan DSS

Dampak dari pemanfaatan Decision Support System (DSS) antara lain: Masalah-masalah semi struktur dapat dipecahkan.
Problem yang kompleks dapat diselesaikan.
Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya.
Dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi, pengambilan keputusan dengan DSS dinilai lebih cepat dan hasilnya lebih baik.
Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman.
Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebih efektif.
Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer.

Oktober Activity – Efi Frihartini

Pertanyaan:

Assignment ini merupakan Extra credit atau lebih kita kenal sebagai “Special Contribution” (bukan kewajiban), jadi diantara anda- anda yang telah memberikan kontribusi lebih akan diperhitungkan dalam penilaian kelas. SC kali ini mengenai aktivitas didalam milis, dengan syarat sebagai berikut:

  1. Aktiv dalam milis kelas minimal 50 email yang telah dikirimkan kedalam milis kelas periode bulan oktober 2019.
  2. Menjadi 10 besar dalam Most Active Posters This month (bulan oktober)

Status:

100% Tercapai

Keterangan:

Sudah mengerjakan tugas tersebut

Bukti:

proses

:

Prepare freeform answer for Oktober activity

1. Pertanyaan :

Assignment ini merupakan Extra credit atau lebih kita kenal sebagai “Special Contribution” (bukan kewajiban), jadi diantara anda- anda yang telah memberikan kontribusi lebih akan diperhitungkan dalam penilaian kelas. SC kali ini mengenai aktivitas didalam milis, dengan syarat sebagai berikut:

  1. Aktiv dalam milis kelas minimal 50 email yang telah dikirimkan kedalam milis kelas periode bulan oktober 2019.
  2. Menjadi 10 besar dalam Most Active Posters This month (bulan oktober)

2. Status :

Tercapai 100%

3. Keterangan :

Saya sudah Mengerjakan Assigment ini.

4. Pembuktian :

Oktober activity – Yunita Sari

1. Pertanyaan :

Assignment ini merupakan Extra credit atau lebih kita kenal sebagai “Special Contribution” (bukan kewajiban), jadi diantara anda- anda yang telah memberikan kontribusi lebih akan diperhitungkan dalam penilaian kelas. SC kali ini mengenai aktivitas didalam milis, dengan syarat sebagai berikut:

  1. Aktiv dalam milis kelas minimal 50 email yang telah dikirimkan kedalam milis kelas periode bulan oktober 2019.
  2. Menjadi 10 besar dalam Most Active Posters This month (bulan oktober)

2. Status :

Tercapai 100%

3. Keterangan :

Saya sudah Mengerjakan Assigment ini.

4. Pembuktian :

 

Decision Support System_Abdul Wasyi

Pertanyaan :

  1. Sebutkan 5 perusahaan yang menggunakan sistem DSS
  2. Jelaskan dari masing-masing perusahaan yang anda sebutkan, hingga menjawab dari pertanyaan berikut:
    1. Alasan perusahaan menggunakan DSS
    2. Cara Penerapan DSS
    3. Dampak Pemanfaatan DSS

Keterangan : Sudah mengerjakan Tugas Tersebut

Status : 100% Tercapai

Bukti :

  1. PT Telkom
PT. Telkom adalah salah satu Perusahaan yang menggunakan Sistem DSS. Di dalam erapersaingan yang ketat, rencana dalam jangka menengah dan panjang tidak lagi menarik karena tuntutansupply dan demand selalu bergeser dalam periode yang cepat. Decision Support System (DSS) sebagaimetode pengambilan keputusan yang taktis untuk pengembangan fasilitas telekomunikasi diperlukankarena perubahan kriteria dan asumsi pendukung yang juga berubah dengan sangat cepat. Di dalam halini PT TELKOM membuat suatu aplikasi yang dapat dipergunakan untuk mempermudah PT. Telkom dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat yang diambil berdasarkan data dan fakta yang berada di lapangan.
    2. PT. Bank Central Asia ( BCA )
sebagai sebuah sistem yang mendukung kerja seorang manager maupun sekelompok manager dalam memecahkan masalah semi terstruktur dengan cara memberikan informasi ataupun usulan menuju pada keputusan tertentu
  3. PT. Bank Rakyat Indonesia ( BRI )

pemberian kredit Bank Rakyat Indonesia dimana BRI memberikan kredit kepada debitur tetapi melalui proses yang harus dilalui. Penyaluran kredit yang berhasil akan membawa keuntungan yang besar bagi bank. Oleh karenanya BRI harus benar-benar hati-hati dalam menyalurkan kreditnya. Sebelum menyalurkan kredit kepada seorang calon debitor, BRI harus menilai dulu kelayakan proposal kreditnya.

Dengan adanya perkembangan teknologi komputer di bidang sistem informasi dirancanglah suatu Sistem Pendukung Keputusan Spesifik (Specific Decision Support Systems) SDSS yang dirancang dengan cara cepat (Quick Hit) dan pendekatan secara interaktif. Rancangan SDSS (Specific Decision Support Systems) ini menggunakan perangkat lunak Clipper 5.2 sebagai DSS Tools atau peralatan DSS-nya.

Berdasarkan hasil uji coba sistem, dapat disimpulkan bahwa aplikasi SDSS ini sangat membantu dan memudahkan pihak pengambil keputusan dalam tugasnya menilai kelayakan proposal kredit.

4. PT Bintang Wijaya

Salah satu contoh yang akan disorot dalam hal ini adalah cara pemilihan karyawan yang sesuai dengan kriteria yang ada pada suatu jabatan tertentu. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan untuk proses profile matching dan analisis gap yang dibuat berdasarkan data dan norma-norma SDM yang terdapat di
PT. Bintang Wijaya

      Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa ranking karyawan sebagai rekomendasi bagi pengambil keputusan untuk memilih karyawan yang cocok pada jabatan yang kosong tersebut. Software ini dibuat dengan menggunakan Microsoft Access 2000 untuk database dan Borland Delphi 5 sebagai compiller-nya.

       Dari hasil implementasi sistem, disimpulkan bahwa dengan penggunaan software ini dapat membantu proses pengambilan keputusan terhadap profile matching proses kenaikan jabatan dan perencanaan karir di PT. Bintang Wijaya

DSS untuk penanganan jalan lintas timur sumatera. Jaringan jalan utama di Pulau Lintas Timur Sumatera dibentuk oleh tiga jalan utama yaitu Lintas Timur, Lintas Tengah dan Lintas Barat. Pada Jalan Lintas Timur Sumatera, banyak terdapat ruas jalan dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat yang sewaktu-waktu berpotensi terputus.

   Kerusakan jalan yang progresif terjadi karena terlambatnya penanganan perbaikan dan terbatasnya dana. Selama ini penanganan Jalan Lintas Timur dilakukan secara manual sehingga diperlukan sistem informasi yang membantu penanganan dalam hal ini pembuatan Analisis Keputusan.

5.  Aplikasi LTDSS (Lintas Timur Decision Support System) merupakan aplikasi Decision Support System (DSS) untuk penanganan jalan Lintas Timur Sumatera. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic 6.0, Ms. Access 2000 dan Crystal Reports 8.5. Aplikasi LTDSS membutuhkan input berupa data ruas, data seksi, data kondisi, data lalulintas, data perencanaan serta data biaya.

   Proses yang dilakukan mengacu pada MAK (Metode Analisis Komponen). Output yang dihasilkan berupa alokasi dana tiap propinsi dan jenis penanganan jalan untuk tiap ruas serta dapat diketahui umur layan dari jalan yang ditinjau.

Assignment Decision Support System (Perusahaan Coca Cola Amatil Indonesia)

Salah satu metode yang digunakan untuk melakukan analisis perilaku konsumen adalah Market Based Analysis dimana mekanismenya harus didahului oleh analisis yang mendalam mengenai data transaksi pelanggan dengan menggunakan konsep data mining. Penggunaan data mining ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengambilan keputusan bagi manajemen dan memungkinkan perusahaan untuk mengelola informasi yang terkandung di dalam transaksi menjadi sebuah knowledge. Dengan begitu, pendapatan perusahaan dapat meningkat dan di masa yang akan datang perusahaan dapat lebih kompetitif.

Saat ini PT. Coca-Cola Amatil Indonesia memiliki sistem yang sudah terintegrasi berupa Enterprise Resource Planning (ERP) yang menunjang seluruh proses bisnis yang ada, namun belum maksimal digunakan sebagai referensi bagi penetapan strategi pemasaran perusahaan. Oleh karena itu, peran DSS sangat dibutuhkan untuk menggali dan melakukan analisis perilaku konsumen terhadap pembelian suatu produk melalui data historikal transaksi pelanggan selama dua tahun.

  1. Coca-Cola Amatil Indonesia menjadikan beberapa parameter dalam pengambilan keputusan antara lain, ranking (peringkat) berdasarkan revenue yang diperoleh di setiap wilayah, penetrasi pasar, basket index untuk mengetahui persentase pembelian produk PT. Coca-Cola Amatil Indonesia, market share produk PT. Coca-Cola Amatil Indonesia dibandingkan dengan produk perusahaan lain, jumlah penjualan produk, dan nilai penjualan ritel setiap bulan untuk peningkatan penjualannya.

Sedangkan data yang digunakan adalah data sekunder berupa deret waktu (time series) dengan periode dua tahun terkahir. Jenis sumber data berasal dari data eksternal perusahaan yang didapatkan melalui kerjasama antara PT. Coca-Cola Amatil Indonesia dengan masing-masing outlet melalui trading term yang telah disepakati kedua belah pihak.Untuk saat ini PT. Coca-Cola Amatil Indonesia telah bekerjasama dengan outlet seperti Matahari, Carefour, Giant, dan Indomart. Melalui proses training didapatkan akurasi data mendekati 98% sehingga informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk membantu proses pengambilan keputusan khususnya untuk mendukung strategi pemasaran.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penerapan aplikasi DSS ini digunakan untuk mendukung strategi pemasaran dalam melakukan penetrasi pasar sehingga diharapkan perusahaan mampu mengembangkan sebuah sistem customer profiles. Harapannya perusahaan mampu membuat dan melakukan promosi yang efektif berdasarkan segmen pasar yang sesuai sehingga target penjualan akan mudah tercapai dan tidak kalah bersaing dengan kompetitor. Matrik komponen sistem informasi manajemen yang digunakan perusahaan dapat dilihat pada lampiran. Beberapa aktivitas pada sistem informasi tersebut sebagai berikut :

  1. Aktivitas Input

Aktifitas input dalam aplikasi dilakukan oleh tim master data. Data yang dimasukkan adalah data produk, data pelanggan, data supplier, dan data transaksi penjualan. Pelaksanaan input data tersebut tentu membutuhkan sumber daya berupa hardware dan jaringan seperti monitor, keyboard, mouse, CPU, wireless, dan LAN. Selain itu, sumber daya berupa software juga dibutuhan oleh sistem. Software yang digunakan input data dikembangkan oleh PT. Coca-Cola Amatil Indonesia sendiri dengan memanfaatkan operating system Windows dan Database Management System (DBMS) seperti Oracle Database. Master data officer sebagai SDM memiliki hak akses ke aplikasi untuk input data berupa data produk, data pelanggan, data supplier, dan data transaksi penjualan. Master data officer juga dibutuhkan untuk menjalankan proses lain seperti proses data cleansing sebelum data tersebut bisa diolah ke proses selanjutnya, yaitu proses penggalian data (data mining).

  1. Aktivitas Pemrosesan

Aktivitas proses pengolahan data dalam aplikasi membutuhkan sumber daya hardware dan jaringan berupa network server, monitor, CPU, keyboard. Kebuthan server untuk aktivitas ini juga memerlukan memory minimal 200 GB, media penyimpanan 10 TB, dan CPU 16 core.Selain itu, kebutuhan software untuk pemrosesan data dikembangkan oleh perusahaan dengan memanfaatkan operating system Windows dan Oracle Database.Business Intelligence Specialist dan Database Administrator (DBA) tentunya dibutuhan untuk memonitor apabila terjadi kendala saat pemrosesan data berlangsung.

  1. Aktivitas Output

Semua proses yang dilakukan selama aktivitas input dan pengolahan data dilakukan oleh aplikasi dan akan memberikan output berupa report dengan jangka pelaporan tertentu. Pada bagian ini, setiap proses telah menggunakan sistem informasi manajemen. Mesin yang digunakan berupa network server, monitor, keyboard, mouse, CPU, printer.Media yang dibutuhkan adalah jaringan internet, LAN, email, serta kertas untuk mencetak laporan.

Kebutuhan software digunakan untuk mengolah dan menampilkan data menjadi informasi yang representative berupa tabel, grafik, indikator-indikator.Dalam hal ini software yang digunakan berupa Oracle Business Intelligence Enterprise Edition. Dengan menggunakan konsep self-service, pengguna tidak perlu lagi menggantungkan tim IT untuk menyediakan laporan yang dibutuhkan. SDM yang terlibat terdiri-dari manajer pemasaran, manajer penjualan, tenaga pemasaran, dan tenaga penjualan. Produk informasi yang dihasilkan terdiri-dari Market Share Summary Report, Market Basket Analysis Report, Market Share PT. Coca-Cola Amatil Indonesia vs Other Companies, Store Ranking Summary Report, Retail & Sales Price Chart Report.

Dengan informasi tambahan yang akan dikumpulkan seperti salah satunya demografi pelanggan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Adanya DSS ini tidak hanya memberikan informasi yang dibutuhkan dalam mendukung strategi pemasaran namun juga memberikan rekomendasi penentuan model strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi pasar. Meskipun demikian, proses pengambilan keputusan tetap dilakukan oleh manajemen PT. Coca-Cola Amatil Indonesia dengan tetap memperhatikan rekomendasi yang diberikan DSS sehingga tercipta strategi pemasaran yang efektif dan efisien.

Berdasarkan pengamatan kami, data mining yang dilakukan oleh MMSS masih berkisar kepada informasi mengenai produk PT. Coca-Cola Amatil Indonesia dan produk pesaing (jumlah penjualan, market share, perbandingan relatif dengan kompetitor dan sejenisnya) namun belum sampai kepada profil demografi konsumen. Informasi profil demografi ini (seperti misalnya usia pembeli produk PT. Coca-Cola Amatil Indonesia, estimasi pendapatan pembeli produk) sangat penting terutama dalam penentuan strategi pemasaran. Misalnya, PT. Coca-Cola Amatil Indonesia dapat menentukan bintang iklan dan jenis iklan serta promosi yang sesuai dengan karakteristik konsumen PT. Coca-Cola Amatil Indonesia dengan data mining mengenai profil usia pembeli.

Informasi mengenai estimasi pendapatan konsumen produk juga dapat membantu PT. Coca-Cola Amatil Indonesia dalam melakukan analisis pola konsumsi konsumen. Di samping itu, informasi tersebut dapat digunakan untuk penentuan diversifikasi produk (contoh produk minuman dengan kemasan yang lebih kecil) dan menganalisis sensitivitas harga terhadap kuantitas penjualan, terutama apabila ternyata produk PT. Coca-Cola Amatil Indonesia banyak dikonsumsi atau ditargetkan untuk konsumsi individu maupun kelompok individiu dengan pendapatan menengah ke bawah.

Profil konsumen ini dapat diperoleh melalui informasi yang ditangkap oleh distributor, seperti program loyalitas pelanggan untuk Hypermart yang berada di dalam Matahari Grup dengan adanya Matahari Club Card (MCC). Informasi mengenai profil konsumen dan barang yang dibeli kemudian dianalisis untuk mendapatkan korelasi pola konsumsi dan profil demografi pelanggan berdasarkan data input MCC.

Aktivitas Pengendalian

Kegiatan ini merupakan bagian evaluasi yang dilakukan pihak manajemen terkait dengan penilaian kinerja masing-masing bagian dalam proses bisnis. Software yang dipergunakan berupa Microsoft SQL Server Reporting Service dengan prosedur yang dilakukan adalah melakukan monitoring KPI terhadap laporan yang dihasilkan secara periodik.Produk informasi yang dihasilkan berupa informasi Data Quality dan Data Cleansing Report, Key Performance Indicator dari hasil output informasi aplikasi dengan kondisi aktual yang terjadi di pasar.

Peranan teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, seperti mampu meringankan aktivitas bisnis yang kompleks serta menghasilkan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan manajemen.Selain itu, efisiensi kegiatan operasional perusahaan dan kinerja perusahaan juga dapat ditingkatkan.Akibatnya perusahaan dapat tetap bertahan dalam era informasi serta mampu menghadapi persaingan pasar global. Beberapa keuntungan lain yang diperoleh dari penerapan DSS bagi proses bisnis di PT. Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai berikut.

Mengoptimalkan penentuan tata letak penempatan kulkas di outlet

Perusahaan melakukan investasi miliaran rupiah di kulkas (Cold Drink Equipment) tentunya mengharapkan adanya return yang sepadan atau melebihi nilai investasi tersebut. Optimalisasi penempatan kulkas sudah selayaknya dilakukan agar mudah dijangkau oleh konsumen.

Membantu perusahaan dalam melakukan forecasting.

Proses forecasting pasti memerlukan indikator yang lain seperti tren penjualaan perusahaan dan faktor eksernal seperti tingkat inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah.

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan terkait penggunaan DSS di PT. Coca-Cola Amatil Indonesia, pentingnya peranan DSS di PT. Coca-Cola Amatil Indonesia adalah memberikan kemudahan dalam memproses data atau informasi bagi manajemen PT. Coca-Cola Amatil Indonesia khususnya marketing dan research and development (R&D). Selain itu, DSS membantu dalam penghematan waktu yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah, menghasilkan solusi dengan lebih cepat dan hasilnya dapat diandalkan dengan data yang tersedia, serta mampu menyajikan berbagai alternatif.Kemampuan DSS ini dapat dimanfaatkan untuk menyediakan bukti tambahan sebagai penjelasan dalam memperkuat posisi manajemen terhadap penentuan strategi marketing dan produk PT. Coca-Cola Amatil Indonesia di pasar.Penerapan DSS yang dilakukan di PT. Coca-Cola Amatil Indonesia pun dapat meningkatkan produktivitas dan kontrol implementasi dari manajemen.

Penggunaan DSS di PT. Coca-Cola Amatil Indonesia memiliki peranan penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan khususnya di divisi marketing. Berbagai manfaat yang dirasakan manajemen diantaranya mendukung program promosi pemasaran, membantu penterasi pasar dan memahami prilaku konsumen, mengoptimalkan penentuan tata letak, dan membantu perusahaan dalam melakukan forecasting. Potensi resiko aplikasi DSS ini terjadi apabila perusahaan sulit mendapatkan data eksternal dari outlet karena data merupakan komponen utama dan vital dalam pemanfaatan DSS ini. Oleh karena itu dibutuhkan peningkatan kerjasama dengan outlet seperti membagi hasil pengolahan data sehingga outlet dapat merasakan manfaat yang sama.

Membangun DSS yang bagus dan handal tentunya membutuhkan dukungan baik segi teknis dan non teknis, salah satunya adalah aspek keamanan.Keamanan data merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga kerahasiaan informasi terutama yang berisi informasi sensitif yang hanya boleh diketahui oleh pihak yang berhak saja, apalagi pengirimannya dilakukan melalui jaringan publik.Apabila keamanan data tersebut tidak maksimal maka data tersebut dapat disadap oleh pihak yang tidak berhak.

Sistem keamanan informasi yang lemah dapat memberikan dampak negatif terhadap pencapaian tujuan enterprise atau organisasi secara umum dan tujuan aplikasi DSS secara khusus.Oleh karena itu, penerapan keamanan informasi yang menyeluruh dan terintegrasi sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.Penerapan tersebut melindungi organisasi dari risiko yang dapat memberikan kerugian khususnya finansial.Manfaat yang diberikan dapat dirasakan terutama oleh organisasi skala enterprises berbasis TI yang menganggap bahwa keamanan informasi merupakan faktor yang penting.Berdasarkan tujuan dan pengamanan informasi, maka kami perlu mengidentifikasi kerawanan data yang mungkin terjadi didalam penerapan aplikasi DSS di PT. Coca-Cola Amatil Indonesia.

 

Assignment Decision Support System

Pertanyaan :

  1. Sebutkan 5 perusahaan yang menggunakan sistem DSS
  2. Jelaskan dari masing-masing perusahaan yang anda sebutkan, hingga menjawab dari pertanyaan berikut:
    1. Alasan perusahaan menggunakan DSS
    2. Cara Penerapan DSS
    3. Dampak Pemanfaatan DSS

Status : 100% Tercapai

Keterangan : Telah mengerjakan assignment yang diberikan.

Pembuktian :

1. PT. IPTM

  • Alasan :  Keputusan penerimaan mahasiswa baru, Evaluasi prediksi akademik, Yudisium, Penentuan mahasiswa berprestasi
  • Cara Penerapan : 
    • Basis data sumber daya manusia / ketenagaan yang dikelola dalam kelompok aplikasi Sistem Informasi Ketenagaan (SINAGA), termasuk di antaranya basis data presensi/absensi pegawai (aplikasi Absensi sidik jari).
    • Basis data akademik yang dikelola dalam kelompok aplikasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), termasuk di antaranya basis data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (aplikasi SIPEN dan aplikasi SIPEMAS).
    • Basis data aset / sarana-prasarana yang dikelola dalam kelompok aplikasi Sistem Informasi SARANA-PRASARANA (SINAPRA).
  • Dampak Pemanfaatan :
    • Masalah semi struktur dapat dipecahkan
    • Problem yang kompleks dapat diselesaikan
    • Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya
    • Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajemen untuk berkomunikasi dengan lebih baik

2. PT. PLN Rayon Ngunut

  • Alasan : Pelayanan teknis untuk gangguan berfungsi optimal apabila setiap pengaduan dan keluhan pelanggan mampu terselesaikan baik dengan response time dan waktu pemulihan yang singkat. Untuk itu dikembangkan sistem DSS agar gangguan pelanggan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh petugas pelaksana teknis PLN, serta memberikan gambaran kepada manager dalam bentuk dashboard guna memudahkan pengambilan keputusan.
  • Cara Penerapan : Proses analisis yang digunakan adalah Classification and Coding dan Hybrid Code atau Mixed. Decision Support System (DSS) dikembangkan berbasis website agar bisa diakses melalui internet. Dengan metode ini response time dan waktu pemulihan dapat ditingkatkan hingga 75 %. Hasil validasi yang dilakukan pada sistem menunjukkan rata – rata tingkat keberhasilan sebesar 99%.
  • Dampak Pemanfaatan :
    • Dapat memecahkan masalah secara kompleks
    • Membuka jalur komunikasi antara pegawai dan manajemen pimpinan
    • Dapat membantu penunjang keputusan secara kompleks

3. PT. Telkom

  • Alasan : Dalam pelaksanaan program Co-operative Education (Co-op) di PT. Telkom, ada beberapa tahap yang harus dilalui. Salah satunya adalah tahap seleksi, dimana seleksi ini dapat dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap perguruan tinggi oleh tim dari perguruan tinggi (tahap-I), yang disusul dengan tahap final oleh tim gabungan perguruan tinggi dan perusahaan (tahap-II). Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat suatu prototype perangkat lunak Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (SPPK) kelompok yang berfungsi sebagai alat bantu bagi pengelola Co-op di PT. Telkom dalam mendukung pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan menggunakan metode Accord dan MAUT , dimana dari hasil evaluasi metode Accord dapat ditentukan tingkat konsensus urutan/peringkat peserta Co-op.
  • Cara Penerapan : Dalam pelaksanaan program Co-operative Education (Co-op) di PT. Telkom, ada beberapa tahap yang harus dilalui. Salah satunya adalah tahap seleksi, dimana seleksi ini dapat dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap perguruan tinggi oleh tim dari perguruan tinggi (tahap-I), yang disusul dengan tahap final oleh tim gabungan perguruan tinggi dan perusahaan (tahap-II). Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat suatu prototype perangkat lunak Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (SPPK) kelompok yang berfungsi sebagai alat bantu bagi pengelola Co-op di PT. Telkom dalam mendukung pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan menggunakan metode Accord dan MAUT , dimana dari hasil evaluasi metode Accord dapat ditentukan tingkat konsensus urutan/peringkat peserta Co-op.
  • Dampak Pemanfaatan : DSS sangat bermanfaat bagi PT. Telkom karena DSS dapat mempermudah PT.Telkom untuk mengetahui keluhan-keluhan apa saja yang dirasakan oleh konsumen itu sendiri, dan PT.Telkom juga dapat dengan cepat menanggapi keluhan tersebut. Selain itu, DSS juga bermanfaat untuk penerimaan peserta co-op PT.Telkom karena dengan adanya DSS system penerimaan dapat berjalan dengan cepat dan dibantu oleh Perangkat lunak ini diimplementasikan dengan menggunakan teknologi web yang berbasis bahasa pemrograman PHP, dengan data server Oracle 8 Enterprise dan web server apache

4. Pizza Hut

  • Alasan : Bagi Pizza Hut sendiri penggunaan DSS terlihat ketika setiap store manager dapat memonitor performance sistem secara langsung dan interaktif, juga dilengkapi dengan management tool analysis dalam menganalisa business forecasting dan manajemen persediaan.
  • Cara Penerapan :
    • Melayani transaksi penjualan
    • Membantu dalam me-record pembelian pelanggan
    • Melacak persediaan
    • Membayar gaji karyawan
    • Pembelian bahan baku
    • Mengevaluasi trend penjualan atau sales performance lainnya
  • Dampak Pemanfaatan : membantu manajer dalam membuat keputusan manajerial yang lebih baik sertamemiliki strategic competitive advantage.

5. PT. ReAsuransi Internasional Indonesia (ReINDO)

  • Alasan : Decission Support System yang membantu pihak eksekutif mendapatkan informasi dan mampu untuk mengidentifikasikan dasar suatu masalah dalam perusahaan.
  • Cara Penerapan : Sebagai implementasinya, aplikasi ini dibangun berbasiskan komputer dalam bentuk interface berupa form yang menggunakan database Oracle 10g. Hasil yang diperoleh dari sistem ini adalah: informasi yang diberikan kepada pihak ekesekutif merupakan informasi yang berhubungan dengan informasi keuangan perusahaan. Analisa yang dibuat mencakup perhitungan klaim, Net Balance, Premium, Inward, Outward, baik system konvensional maupun sistem Syariah.
  • Dampak pemanfaatan : 
    • Dapat menyelesaikan problem yang kompleks
    • Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya
    • Lebih cepat dengan hasil yang lebih baik (terutama dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi)
    • Mengupayakan pembentukan jaringan dan kelembagaan pengelolaan pengumpulan data hidrologi ditingkat nasional dan propinsi
    •  Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman

October activity SC SL13B – Elita Ratnasari

1. Pertanyaan

Assignment ini merupakan Extra credit atau lebih kita kenal sebagai “Special Contribution” (bukan kewajiban), jadi diantara anda- anda yang telah memberikan kontribusi lebih akan diperhitungkan dalam penilaian kelas. SC kali ini mengenai aktivitas didalam milis, dengan syarat sebagai berikut:

  1. Aktiv dalam milis kelas minimal 50 email yang telah dikirimkan kedalam milis kelas periode bulan oktober 2019.
  2. Menjadi 10 besar dalam Most Active Posters This month (bulan oktober)

2. Status

Tercapai 100%

3. Keterangan

telah mengerjakan

4. Bukti

On progress